Jawaban Keris atau tombak itu dianggap cocok atau jodoh

Jawaban didalam mimpi umumnya berbentuk satu peristiwa yang berbentuk ” perlambang “, tujuannya, jawaban dari si keris umumnya yaitu berbentuk peristiwa di alam mimpi yang berbentuk perlambang/lambang, yang makna serta tujuannya masih tetap mesti disimpulkan lagi oleh orang yang berkaitan.

Kehidupan mahluk halus di alam gaib serupa dengan kehidupan manusia pada masa kerajaan dahulu. Bila mereka bangun suatu bangunan gaib untuk rumah mereka, bangunannya serupa dengan istana kerajaan atau rumah dahulu kala. Tingkah laku mereka juga serupa dengan tingkah laku manusia dahulu kala. Tersebut juga penyebab apabila kita lakukan tayuhan melalui mimpi, umumnya mereka bakal memberi jawaban mimpi yang berbentuk perlambang, lantaran manusia dahulu kala juga, sesuai sama tatakrama yang berlaku, bila menasehati atau panduan umumnya tak dengan cara segera, namun berbentuk kiasan atau perlambang yang dengan bijaksana mesti dipahami berarti.

Apabila keris itu pas atau berjodoh dengan si yang memiliki, didalam mimpi keris itu bakal menghadirkan diri juga sebagai sosok yang bersahabat. Mungkin saja si yang memiliki keris bakal punya mimpi bersua dengan seseorang bayi, anak-anak, wanita, pemuda atau orangtua, harimau, atau orang tinggi besar, yang menyebutkan mau turut, mau diangkat anak, atau mau diperistri, atau punya mimpi bercinta, atau punya mimpi ada orang yang mengikuti/temani dalam perjalanan, atau mimpi ada marabahaya/serangan/masalah, namun lalu ada seorang yang membuat perlindungan, atau mengimpikan peristiwa lain yang sifatnya bersahabat serta baik. Ini yaitu sinyal bahwa si keris sudi kepadanya.

Apabila keris itu tak pas atau tak berjodoh dengan si yang memiliki, jadi didalam mimpinya, keris itu bakal menghadirkan diri juga sebagai sosok yg tidak bersahabat. Mungkin saja, yang didapati dalam mimpinya yaitu sosok yang menakutkan, berkelahi dengannya, menguber-ngejar, atau meneror. Mimpi yang seperti itu yaitu juga sebagai isyarat dari ‘isi’ keris yg tidak pas dengannya atau tak pas untuk dipunyainya. Apabila ini yang kita alami, baiknya jangan sampai kita memaksakan diri untuk terus mempunyai keris itu.

Apabila menayuh keris dikerjakan melalui mimpi, baiknya dikerjakan minimum 2 kali berturut-turut, agar dari ke 2 mimpi itu kita bisa mengambil suatu rangkuman yang sama, hingga kita bisa terasa meyakini bahwa mimpi itu yaitu mimpi yang didapatkan juga sebagai jawaban dari si keris, bukanlah mimpi umum. Apabila mimpinya telah 2 kali diberikan, umumnya si keris akan tidak memberi mimpi untuk ketiga kalinya, lantaran berasumsi si manusia sudah mengetahui jawabannya

Advertisements