asal usul kanjeng ibu ratu kidul

Siapakah sebenarnya Ibu Kanjeng Ratu Kidul itu?

Apakah benar beliau sungguh-sungguh ada ataukah cuma dongeng saja?

Percayakah anda dengan narasi perihal Ibu Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan? Beberapa dari anda mungkin saja bakal berkata TIDAK. Namun cobalah anda tanyakan pada mereka yang hidup didalam lingkungan Keraton Yogyakarta. Mereka sangatlah meyakini dengan kebenaran narasi itu.

Pertanyaan diatas layak muncul, lantaran Ibu Kanjeng Ratu Kidul termasuk juga mahluk halus. Hidupnya di alam halus (gaib), sulit untuk dipandang, sulit untuk didapati, sulit untuk dibuktikan dengan riil. Biasanya orang mengenalnya cuma dari narasi legenda mulut ke mulut saja.

Tak di ketahui dengan pasti mulai sejak kapan legenda perihal Ibu Kanjeng Ratu Kidul ini bermula. Akan tetapi, legenda tentang penguasa mistik pantai selatan ini telah melegenda di kelompok rakyat suku Jawa serta Sunda, terlebih yang tinggal di daerah pesisir selatan pulau Jawa. Didalam legenda itu juga ada keyakinan bahwa penguasa pantai selatan itu, Ibu Kanjeng Ratu Kidul, adalah ” istri spiritual ” untuk raja-raja Mataram mulai sejak dahulu hingga saat ini.

Di selama pantai selatan Jawa, dari ujung timur hingga Ujung Kulon, terdapat beberapa tempat sebagai (tuturnya) tempat petilasan Ibu Kanjeng Ratu Kidul atau jadikan orang tempat untuk pemujaan kepadanya. Anda pasti juga pernah mendengar, bahwa ada suatu kamar spesial (nomer 308) di lantai atas Samudera Beach Hotel, Pelabuhan Ratu, yang di sajikan spesial untuk Ibu Kanjeng Ratu Kidul. Siapa saja yang mau bersua dengan sang Ratu dapat masuk ke ruang itu, namun mesti lewat seseorang penghubung (kuncen) yang menghidangkan persembahan serta tatalaku untuk bersua dengan sang Ratu.

Kuatnya keyakinan orang-orang perihal Ibu Kanjeng Ratu Kidul hingga menimbulkan keyakinan bahwa bila ada orang hilang di pantai selatan Jawa, pasti lantaran “diambil” oleh sang Ratu.

Menurut sejarahnya, Ibu Kanjeng Ratu Kidul dulunya yaitu seseorang putri bangsawan bupati yang pernah hidup jauh saat sebelum masa Ken Arok serta Singasari, yang dahulu alami penindasan serta kezaliman dalam kehidupannya. Dengan maksud beroleh kesaktian untuk menuntut balas, beliau berbarengan adiknya menggerakkan laris prihatin serta tapa brata. Sesudah semua kesaktian didapat serta sukses menuntut balas, beliau berbarengan dengan adiknya itu, dengan kemampuan ilmunya mereka moksa, masuk ke alam gaib berbarengan dengan raga mereka.

Di alam gaib berbarengan dengan beberapa pengikutnya mereka bangun kerajaan gaib.

Ibu Kanjeng Ratu Kidul berkuasa terlebih di selama pantai selatan pulau jawa, dari ujung timur hingga ujung kulon. Posisi ada kerajaannya + 10 km samping selatan pantai Parang Tritis, Yogyakarta. Di istananya di laut selatan itu juga tinggal sukma ibu kandungnya yang kerap dikatakan sebagai Kanjeng Mbok.

Ibu Ratu Dewi Lanjar, adik Ibu Kanjeng Ratu Kidul, berkuasa terlebih di pantai utara Pekalongan – Tegal. Posisi kerajaannya + 10 km samping utara pantai Pekalongan, Jawa Tengah.

Mereka mendedikasikan kekuasaannya untuk menolong manusia yang kesulitan serta tertindas. Pada yang memintanya, terkecuali berikan pertolongan berbentuk kesaktian serta bala tentara untuk mengusir roh halus yang mengganggu manusia, mereka juga menolong dalam bagian ekonomi berbentuk dana gaib serta menolong membuat lancar rezeki serta usaha, namun bukanlah pesugihan. Mereka tak melayani pesugihan. Mereka bakal menolong manusia yang meminta pertolongan tanpa ada menuntut imbalan. Namun apabila orang yang meminta tolong itu menyebutkan satu janji spesifik, jadi bakal dituntutnya proses janji itu.

Di selama laut selatan pulau Jawa terdapat beberapa berdiam jin laut yang kesaktiannya jauh melebihi Ibu Ratu Kidul, namun mereka hidup sendiri-sendiri serta tak jadi penguasa lokasi. Ibu Kanjeng Ratu Kidul menjalin pertemanan dengan mereka hanya agar tak berlangsung bentrokan yang bisa merugikan dianya. Jadi sekalipun Ibu Kanjeng Ratu Kidul jadi ratu serta penguasa laut selatan jawa, namun beliau sekalipun tak berkuasa atas beberapa jin laut yang kesaktiannya melebihi dianya.

Dahulu ada sejenis kesepakatan atau kesepahaman bahwa manusia wanita yang menggunakan pakaian berwarna merah atau hijau gadung bermakna berasumsi Ibu Ratu Kidul juga sebagai keluarga atau orangtua leluhurnya, hingga seseorang wanita yang menggunakan pakaian merah atau hijau gadung di lokasi kekuasaan Kerajaan Ibu Ratu Kidul, terlebih di pantai selatan pulau Jawa, bakal di ajak olehnya atau oleh prajurit/dayang-dayangnya untuk berhimpun di Kerajaan Ibu Ratu Kidul, lantaran dikira keluarganya (baju merah serta hijau gadung yaitu warna resmi baju didalam Kerajaan Ibu Ratu Kidul).

Ibu Kanjeng Ratu Kidul memiliki anak wanita bernama Nyi Rara Kidul yang juga cantik seperti ibunya. Meskipun agak bandel serta sukai cobai orang yang sok sakti, namun tak jahat