Belajar Ilmu Rahasia Amalan Melipat Bumi

Belajar Ilmu  Rahasia Amalan Melipat Bumi  Pengetahuan Melipat Bumi ini bermanfaat untuk mempercepat perjalanan serta supaya selamat tiba di tujuan. Langkahnya :
1. Lakukan sesudah sholat fardhu anda membaca do’a Ad-Dahruusyiyah sejumlah 13 kali.
2. Lalu bila ingin menuju tempat yang jauh jadi bacalah do’a yang seringkali dimaksud pengetahuan melipat bumi ini di tempat yang sepi sembari memejamkan mata anda.
3. Bila do’a atau pengetahuan anda terkabul jadi perjalanan anda yang umumnya di tempuh mengonsumsi saat lama saat ini dalam sebentar anda telah tiba ditempat yang anda menuju. Berikut doanya :

” Bismillaahi syarohiyan dahmuusyan’aalii muta’aalii fii ‘uluwwihii aina ajnaadul qawiyatu ainasy syamhaamiryatu aina karduunin wadardamin aina ishabuun aina shaahibu jabalid dukhaani ainarrakibu ‘alal fiilil muta’ammimi bitstsa’baani ajiibuu bihaqqil asmaail ‘ibrooniyyati wabarha muusyaa wasyaimuutsaa ajiibuu tho-i’iin “

 

. Diluar itu supaya anda tak rasakan capek atau lelah dalam perjalanan anda, anda dapat memakai langkah berikut ini : Langkahnya : 1. Tulislah ayat atau do’a berikut ini dengan memakai huruf arab di atas piring serta gosoklah dengan jari tangan anda.
2. Sesudah larut dengan air, minumlah air itu serta janganlah lupa sebelumnya anda minum air itu bacalah do’a ini sekali saja dalam hati.
3. Dengan Syare’at ini insya Allah anda akan tidak alami kecapekan dalam perjalanan andaInilah doanya yang perlu anda catat :

” Wabaarik lanallaahumma fii jam’i kasbinaa wahulla ‘uquudal usri yayuuhin armakhat “.

Pengertian Kayu wonglen atau wungle yang dikira bertuah

Kayu wonglen atau wungle yang dikira bertuah yang datang dari sisa kerangka makam Sultan Agung Anyokrokusumo serta makam Pakubuwanan. Dipercaya mempunyai tuah meningkatkan keberanian, kewibawaan serta keselamatan bahkan juga penyembuhan. Rendaman kayu ini dapat untuk obat perut.
Kayu wonglen yang mengedar saat ini sekalipun tak serupa dengan kayu ulin (Eusideroxylon zwageri T&B) yang banyak dihadirkan dari Kalimantan. Berdasarkan penjelasan KRT Reksowinoto, kepala juru kunci reh Kraton Jogja, th. 1986 tempat tinggal makam paling utama (Prabayaksa) Pakubuwanan direstorasi, kayu usuk sejumlah 30 batang yang telah melengkung atau rusak ditukar serta diberikan pada abdi dalam serta juru kunci, kayu ini dimaksud wunglen (mungkin saja dari nama ulin). Menurut riset serupa Sono Kembang (pterocarpus indicus Willd) atau yang semacam seperti Padauk yang diimpor dari Myanmar serta Cendana Jenggi dari Afrika. Dua kayu paling akhir memanglah kayu unggul serta bernilai mahal pada sat tempat tinggal makam itu di bangun pada sekitaran akhir era 17. Semuanya kayu itu memiliki karakter keluarkan zat merah apabila di rendam. Kayu wonglen diakui memiliki manfaat yang dibutuhkan apabila seorang memegang jabatan, tetapi tak ada rintangan dipunyai orang umum, cuma saja diinginkan dapat menahan emosinya. Pantangan : janganlah dilangkahi atau di taruh di tempat bawah/rendah, bila tengah buang hajat bebaskan dahulu cincin dengan kayu ini serta janganlah sekali kali dipakai memukul orang, dapat menyebabkan fatal.

Resep Mujarab Supaya Vagina tak Lembek serta Becek

Resep Mujarab Panduan Tradisional Supaya Vagina tak Lembek serta Becek
Berikut Ramuan warisan nenek moyang kita, panduan untuk melindungi keselarasan tempat tinggal tanggaVagina tak merasa lembek serta becek tetapi, kesat serta peret hingga suami terasa nikmat berlipat-lipatbahan : – 1 buah lombok hijau- 100 gr daun pepaya- 20 gr daun sirih- Asam jawa kawak seperlunyaCaranya : – daun pepaya serta daun sirih dan Lombok hijau, di tumbuk jadi satu, diberi 1/2 gelas airpanas lantas di peras serta di saring. paling akhir input asam kawak serta di aduk hingga rataPemakaian : – di minum pagi hari serta mendekati tidur- kerjakan langkah tersebut sepanjang 1 bulan- tidak hingga dari 1 bln. anda akan lihat akhirnya, namun lanjutkanlah, lantas satu minggu 2xsaja. Pantangan : -jangan makan terong, terkecuali terong ungu-jangan kerap minum es, atau makan mentimun

Apa Sih Leksmana atau Laksmanawidagda adalah putra Prabu Dasarata

LEKSMANA atau Laksmanawidagda yaitu putra Prabu Dasarata, raja negara Ayodya dengan permaisuri ke-2 Dewi Sumitra, putri Prabu Ruryana raja negara Maespati. Ia memiliki empat orang saudara seayah lain ibu masingmasing bernama ; Ramawijaya/Ramadewa, dari permaisuri Dewi Kusalya, serta Barata, Satrugna dan Dewi Kawakwa ketiganya putra Prabu Dasarata dengan permaisuri Dewi Kekayi. Leksmana berada tinggal di kesatrian Girituba. Ia seseorang satria brahmacari (tak kawin). Memiliki watak halus, setia serta tidak kenal takut. Mulai sejak kecil Leksmana begitu rapat serta begitu sayang pada Ramawijaya. Leksmana dipercaya sebagai titisan Bathara Suman, pasangan Bathara Wisnu.
Dengan setia Leksmana ikuti Ramawijaya melakukan pengasingan sepanjang 13 th. berbarengan Dewi Sinta. Saat Dewi Sinta diculik Prabu Dasamuka dari tengah rimba Dandaka serta disekap di taman Argasoka negara Alengka, Leksmana menolong perjuangan Ramawijaya merebut serta membebaskan kembali Dewi Sinta dari sekapan Prabu Dasamuka. Didalam perang besar Alengka, Leksmana banyak menewaskan senapati ulung andalan negara Alengka. Ia menewaskan Dewi Sarpakenaka dan Indrajid/Megananda, keduanya adik serta putra kesayagan Prabu Dasamuka.
Sesudah selesainya perang Alengka serta Ramawijaya bersama Dewi Sinta kembali kenegara Ayodya, dengan setia Leksmana tetaplah menolong Prabu Ramawijaya mengatur tata pemerintahan negara Ayodya. Ia wafat dalam lanjut usia, serta jenazahnya dimakamkan di gunung Kutarunggu berdampingan dengan makam Prabu Ramawijaya.

Rahasia Kekuatan Ilmu Kesaktian Aji Gelap Ngampar

Rahasia Kekuatan Ilmu Kesaktian Aji Gelap Ngampar   ini begitu ampuh untuk hadapi peperangan, hingga cukup hanya sekali  teriakan saja rnusuh telah ketakutan serta lari tunggang-Ianggang. Puasa 40 hari, makannya cuma sekali setiap jam 12 malam. Sesudah puasanya rampung, lantas nglowong 7 han 7 malam serta mulai puasa pada hari Sabtu
Kliwon.

Aji di baca saat campuk perang atau saat bertemu dengan musuh. Mantra :
INGSUN AMATAK AJIKU SI GELAP NGAMPAR, GEBYAR-GEBYAR ONO ING DADAKU, ULO LANANG GULUKU, MACAN GALAK ONO RAIKU, SURYO KEMBAR ONO NETRAKU, DURGODEG LAK ONO PUPUKU, GELAPNGAMPAR ONO PANGUCAPKU, GELAP SEWU SUWARAKU. AH AKU SI GELAP SEWU

Manfaatnya terkecuali untuk menguatkan badan juga untuk memberi daya pukulan sampai berlipat-lipat.
Semuanya senjata tajam termasuk juga sebagian senjata pusaka tidak bakal mempan bila bertemu dengan ajian ini. Tata cara :
Hari pertama mandi keramas dengan bunga tujuh rupa, lantas awalilah berpuasa nglowong 7 hari.
Tiap-tiap tengah malam membaca mantra berikut ini.
Pantangan : Dilarang memukul dengan tangan kiri.
Mantra : Ingsun amatek ajiku si Brajamusthi. kang aneng Pringgondani. Purubaya, Purubaya, Purubaya.
Ototku kawat, balungku wesi, kulitku tembaga. Dengkulku paron, dagingku waja. epek-epekku wesi
mekangkang, antep tanpa ada sama. Ajur mumur katiban tanganku. Heh iyo saya Purubaya ratuning wesi
kabeh. Sakabehing braja nglumpruk kadi kapuk. Tan ana tumama ing tubuhku.

Terjawab Sudah Akhirnya Misteri Nyi Roro Kini Terungkap Heboh

Terjawab Sudah Akhirnya Misteri Nyi Roro Kini Terungkap Heboh JugaAnda meyakini dengan narasi Misteri Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Selatan? Sebagian dari Anda mungkin saja saja akan berkata Tak. Tetapi coba tanyakan pada mereka yang hidup dalam jaman atau lingkungan Keraton Yogyakarta. Mereka yakini dengan kebenaran narasi ini. Konon ceritanya, di satu waktu, hiduplah seorang putri cantik bernama Kadita. Karena kecantikannya, ia juga di panggil Dewi Srengenge yang berarti matahari yang indah. Dewi Srengenge yakni anak dari Raja Munding Wangi. Walaupun sang raja mempunyai seorang putri yang cantik, ia selalu bersedih karena sebenarnya ia selalu menginginkan mempunyai anak lelaki. Raja juga lantas menikah dengan Dewi Mutiara, dan peroleh putra dari perkimpoian itu. Jadi, bahagialah Sang Raja.

terjawab-sudah-akhirnya-misteri-nyi-roro-kini-terungkap-heboh
Dewi Mutiara ingin agar nanti putranya itu jadi raja, dan ia juga berusaha agar keinginannya itu terwujud. Lantas Dewi Mutiara datang menghadap raja, dan memohon agar sang raja menyuruh putrinya pergi dari istana. Sudah tentu raja menolak. “Sangat menggelikan. Saya tidak akan membiarkan siapapun yang ingin bertindak kasar pada putriku”, kata Raja Munding Wangi. Mendengar jawaban itu, Dewi Mutiara juga tersenyum dan berkata manis sampai raja tidak berang lagi padanya. Tetapi walau demikian, dia selalu miliki kemauan mewujudkan keinginannya itu.
Waktu pagi harinya, sebelum matahari terbit, Dewi Mutiara mengutus pembantunya untuk memanggil seorang dukun. Dia ingin sang dukun mengutuk Kadita, anak tirinya. “Aku ingin tubuhnya yang cantik penuh dengan kudis dan gatal-gatal. Jika engkau berhasil, jadi saya akan berikan satu imbalan yg tidak pernah kau fikirkan mula-mula. ” Sang dukun menuruti perintah sang ratu. Waktu malam harinya, tubuh Kadita telah dipenuhi dengan kudis dan gatal-gatal. Waktu dia terbangun, dia tahu tubuhnya berbau busuk dan dipenuhi dengan bisul. Puteri yang cantik itu juga menangis dan tidak paham harus berbuat apa.
Waktu Raja mendengar berita itu, beliau jadi sangat sedih dan mengundang banyak tabib untuk menyembuhkan penyakit putrinya. Beliau sadar kalau penyakit putrinya itu tidak wajar, seseorang tentu telah mengutuk atau mengguna-gunainya. Persoalan juga jadi semakin rumit waktu Ratu Dewi Mutiara memaksanya untuk mengusir puterinya. “Puterimu akan mendatangkan kesialan untuk semuanya negeri, ” kata Dewi Mutiara. Karena Raja tidak kehendaki puterinya jadi gunjingan di semuanya negeri, selanjutnya beliau terpaksa sekali menyetujui usul Ratu Mutiara untuk kirim putrinya keluar dari negeri itu. Puteri yang malang itu juga pergi sendirian, tidak ada tahu kemana harus pergi. Dia hampir tak dapat menangis lagi. Dia memang memiliki hati yang mulia. Dia tidak menyimpan dendam pada ibu tirinya, terutama ia selalu memohon agar Tuhan mendampinginya dalam menanggung penderitaan.
Hampir tujuh hari dan tujuh malam dia jalan sampai selanjutnya tiba di Samudera Selatan. Dia lihat samudera itu. Airnya bersih dan jernih, tidak seperti samudera yang lain yang airnya biru atau hijau. Dia melompat ke air dan berenang. Mendadak, waktu air Samudera Selatan itu menyentuh kulitnya, mukjizat berjalan. Bisulnya lenyap dan tak ada tanda sinyal kalau dia pernah kudisan atau gatal-gatal. Terutama, dia jadi lebih cantik daripada mula-mula. Bukan hanya itu, sekarang ini dia memiliki kuasa untuk memerintah seisi Samudera Selatan. Sekarang ini ia jadi seorang peri yang disebut Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Samudera Selatan yang hidup selamanya.
Kanjeng Ratu Kidul = Ratna Suwinda Itu dalam Babad Tanah Jawi (masa ke-19), seorang pangeran dari Kerajaan Pajajaran, Joko Suruh, bertemu dengan seorang pertapa yang memerintahkan agar dia menemukanKerajaan Majapahit di Jawa Timur. Karena sang pertapa yakni seorang wanita muda yang cantik, Joko Suruh juga jatuh cinta padanya. Tetapi sang pertapa yang kenyataannya yaitu bibi dari Joko Suruh, bernama Ratna Suwida, menolak cintanya. Waktu muda, Ratna Suwida mengasingkan diri untuk bertapa di satu bukit. Lantas ia pergi ke pantai selatan Jawa dan jadi penguasa spiritual di sana. Ia berkata pada pangeran, apabila keturunan pangeran jadi penguasa di kerajaan yang ada di dekat Gunung Merapi, ia akan menikah dengan semuanya penguasa lewat cara bertukaran.
Generasi kemudian, Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram ke-2, mengasingkan diri ke Pantai Selatan, untuk mengumpulkan semuanya dayanya, dalam usaha mempersiapkan kampanye militer melawan kerajaan utara. Meditasinya menarik perhatian Kanjeng Ratu Kidul dan dia berjanji untuk membantunya. Selama tiga hari dan tiga malam dia tekuni rahasia perang dan pemerintahan, dan intrik-intrik cinta di istana bawah airnya, hingga selanjutnya terlihat dari Laut Parangkusumo, sekarang ini Yogyakarta Selatan. Sejak mulai saat itu, Ratu Kidul dilaporkan berkaitan erat dengan keturunan Senopati yang berkuasa, dan sesajian dipersembahkan buat dia di tempat ini masing-masing th. melalui perwakilan istana Solo dan Yogyakarta. Demikianlah dua buah narasi atau legenda mengenai Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan. Versi pertama diambil dari buku Narasi Rakyat dari Yogyakarta dan versi yang ke-2 ada dalamBabad Tanah Jawi. Ke-2 narasi itu memang berbeda, tetapi Anda jangan sampai bingung. Anda tidak butuh pusing tentukan, mana dari keduanya yang paling benar.
Kanjeng Ratu Kidul serta Keraton Yogyakarta Percayakah Anda dengan cerita perihal Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan? Beberapa dari Anda mungkin saja bakal berkata TIDAK. Namun cobalah tanyakan pada mereka yang hidup dalam zaman atau lingkungan Keraton Yogyakarta. Mereka meyakini dengan kebenaran cerita ini. Kebenaran bakal cerita Kanjeng Ratu Kidul memanglah tetap masih jadi masalah. Namun lepas dari masalah itu, ada suatu fenomena yang riil, bahwa mitos Ratu Kidul memanglah mempunyai relevansi dengan eksistensi Keraton Yogyakarta. Jalinan pada Kanjeng Ratu Kidul dengan Keraton Yogyakartapaling tak terdaftar dalam Babad Tanah Jawi (cerita perihal kanjeng Ratu Kidul diatas, versus ke-2). Jalinan seperti apa yang terjalin diantara keduanya? Y. Argo Twikromo dalam bukunya berjudul Ratu Kidul mengatakan bahwa orang-orang yaitu suatu komune kebiasaan yang mementingkan keselarasan, kesesuaian serta keseimbangan hidup. Lantaran hidup ini tak lepas dari lingkungan alam seputar, jadi menggunakan serta memaknai lingkungan alam sangatlah utama dikerjakan.
Juga sebagai suatu jalinan komunikasi timbal balik dengan lingkungan yang menurut orang-orang Jawa memiliki kemampuan yang lebih kuat, masih tetap menurut Twikromo, jadi pemakaian lambang juga kerap diaktualisasikan. Bila dikaitkan dengan makhluk halus, jadi Javanisme mengetahui penguasa makhluk halus seperti penguasa Gunung Merapi, penguasa Gunung Lawu, Kayangan, serta Laut Selatan. Penguasa Laut Selataninilah yang oleh orang Jawa dimaksud Kanjeng Ratu Kidul. Ke empat penguasa itu mengelilingi Kesultanan Yogyakarta. Serta untuk meraih keselarasan, kesesuaian serta keseimbangan dalam orang-orang, jadi raja mesti mengadakan komunikasi dengan “makhluk-makhluk halus” itu.
Menurut Twikromo, untuk raja Jawa berkomunikasi dengan Ratu Kidul yaitu juga sebagai salah satu kemampuan batin dalam mengelola negara. Juga sebagai kemampuan datan kasat mata (tidak tampak oleh mata), Kanjeng Ratu Kidul mesti disuruhi restu dalam aktivitas sehari-hari untuk memperoleh keselamatan serta ketenteraman. Keyakinan pada Ratu Kidul ini diaktualisasikan dengan baik. Pada aktivitas labuhan umpamanya, suatu upacara tradisional keraton yang dikerjakan di pinggir laut di selatan Yogyakarta, yang diselenggarakan setiap lagi tahunSri Sultan Hamengkubuwono, menurut perhitungan th. Saka (th. Jawa). Upacara ini mempunyai tujuan untuk kesejahteraan sultan serta orang-orang Yogyakarta.
Keyakinan pada Kanjeng Ratu Kidul juga diwujudkan melalui tari Bedaya Lambangsari serta Bedaya Semangyang diadakan untuk menghormati dan memperingati Sang Ratu. Bukti yang lain yaitu dengan didirikannya suatu bangunan di Komplek Taman Sari (Istana di Bawah Air), seputar 1 km samping barat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang diberi nama Sumur Gumuling. Tempat ini dipercaya juga sebagai tempat pertemuan sultan dengan Ratu Pantai Selatan, Kanjeng Ratu Kidul. Penghayatan mitos Kanjeng Ratu Kidul itu bukan sekedar dipercaya serta dikerjakan oleh pihak keraton saja, namun juga oleh orang-orang biasanya di lokasi kesultanan. Salah satu buktinya yaitu ada keyakinan bahwa bila orang hilang di Pantai Parangtritis, jadi orang itu hilang lantaran “diambil” oleh sang Ratu.
Terkecuali Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, mitos Kanjeng Ratu Kidul juga dipercaya oleh saudara mereka, Keraton Surakarta Hadiningrat. Dalam Babad Tanah Jawi memanglah dijelaskan bahwa Kanjeng Ratu Kidul pernah berjanji pada Panembahan Senopati, penguasa pertama Kerajaan Mataram, untuk melindungi Kerajaan Mataram, beberapa sultan, keluarga kerajaan, serta orang-orang dari petaka. Serta lantaran ke-2 keraton (Yogyakarta serta Surakarta) mempunyai leluhur yang sama (Kerajaan Mataram), jadi seperti Keraton Yogyakarta, Keraton Surakarta juga melakukan beragam bentuk penghayatan mereka pada Kanjeng Ratu Kidul. Satu diantaranya yaitu pementasan tari yang paling sakral di keraton, Bedoyo Ketawang, yang diadakan satu tahun sekali ketika peringatan hari penobatan beberapa raja. Sembilan orang penari yang kenakan pakaian tradisional pengantin Jawa mengundang Ratu Kidul untuk datang serta menikah dengan susuhunan, serta beritanya sang Ratu lalu dengan cara gaib nampak dalam bentuk penari kesepuluh yang terlihat berkilauan.

Bongkar Rahasia Pintu Gerbang Menuju Alam Nyi Roro Kidul

Bongkar Rahasia Pintu Gerbang Menuju Alam Nyi Roro Kidul   Cerita Nyai Roro Kidulcerita misteri, keraton surakarta, misteri, nyai roro kidul, pantai parangtritis, pantai selatan, pelabuhan ratuKonon, Laut Selatan sebagai tempat bersemayamnya Nyi Roro Kidul bersama kerajaan Gaibnya yang demikian besar mempunyai sebagian pintu gerbang. Pintu ini jadi jalan masuk menuju istana Nyai Roro Kidul. Pintu Gerbang ini banyak di cari orang lantaran rasa penasaran mereka, lantaran tersohornya narasi legenda tentang Ratu Pantai Selatan, Kanjeng Ratu Kidul dengan kata lain Nyi Roro Kidul.

pintu-gerbang-menuju-alam-nyi-roro-kidul

Pintu Gerbang Menuju Alam Nyi Roro Kidul

Semua budak, jin serta pasukan Nyai Roro Kidul begitu setia dengan beliau serta semua bersemayam dalam istana gaib itu. Keyakinan beberapa orang Jawa serta beberapa orang Indonesia bakal kehadiran semua awak serta pasukan Nyi Roro Kidul bikin kesan mistik serta horo begitu menempel dengan lokasi pantai selatan.
Tersebut ke-6 pintu gerbang yang diakui jadi pintu masuk menuju Istana Nyai Roro Kidul : Pantai Pelabuhan Ratu
Pantai ini terdapat di lokasi Jawa Barat, tepatnya di Kabupaten Sukabumi. Daerah Pelabuhan Ratu memanglah sangat populer dengan mitos Nyai Roro Kidul. Deburan ombaknya yang demikian kuat, dan tofografi kombinasi pada pantai landau serta curam, serta tebing kerang yang demikian terjal memberi kesan mistis jadi tambah. Walau demikian lepas dari itu semuanya, kemistisan pantai pelabuhan Ratu ini malah memberi daya tarik beberapa pengunjung. Kadang-kadang, mereka berkunjung ke pantai ini hanya menutupi rasa penasaran mereka untuk berjumpa sang ratu kidul. Konon tuturnya Pantai ini jadi satu diantara pintu gerbang menuju Istana Ratu Kidul. Hotel Inna Samudera, Jawa Barat
Hotel yang didirikan oleh Presiden Soekarno di th. 1962 ini awalannya bernama Samudera Beach Hotel. Hotel ini dulunya demikian elegan serta berbintang, jadi tempat selesai minggu untuk beberapa orang kelas atas. Tetapi kesan mistis nampak sesudah kamar hotel nomer 308 yang konon tuturnya kamar itu berniat disiapkan oleh pihak hotel sebagai kamar bersemayamnya Nyi Roro Kidul. Kamar ini tak disewakan bahkan juga tak diperbolehkan untuk diliat asal-asalan orang. kamar ini teratur serta tertangani dengan diperlengkapi beberapa barang yang sangat disenangi Nyi Roro Kidul. Seperti pakaian dengan nuansa hijau, kosmetik, kembang tujuh rupa, kemenyan, dupa, parfume parfum serta jajanan pasar. Menurut narasi tempat ini dapat jadi pintu gerbang menuju istana Nyi Roro Kidul. Bila ada seorang yang bermeditasi di kamar ini jadi rohnya bakal lepas serta melayang kea lam gaib menuju kerajaan gaib paling besar di pantai laut selatan. Pantai Parangtritis, Yogyakarta
Terkecuali pantai pelabuhan ratu, lokasi pantai selatan juga ada di pantai parangtritis. Pantai Parangtritis terdapat 27 km di selatan kota Yogyakarta serta demikian gampang untuk diraih dengan transportasi umum. Pantai Parangtritis menaruh banyak narasi legenda tentang Nyai Roro Kidul. Beberapa orang bahkan juga yakin kalau Pantai Parangtritis adalah satu dari demikian banyak pintu Gerbang menuju Istana gaib Nyi Roro Kidul. Oleh karena itu, beberapa orang yakini juga kalau tiap-tiap orang yang datang bertandang ke pantai ini mesti ekstra hati-hati jangan pernah kenakan pakaian dengan nuansa hijau. Beritanya bila hal semacam ini dilanggar, jadi orang yang kenakan pakaian dengan warna hijau bakal turut terseret arus ombak serta tuturnya dibawa oleh sang Ratu Kidul menuju istananya. Pantai Sembukan
Satu lagi pantai terkecuali Parangtritis serta Pelabuhan Ratu, satu pantai sebagai fenomena mistis sekitar Nyi Roro Kidul. Pantai ini diberi nama pantai Sembukan yang ada di propinsi Jawa Tengah. Pantai ini dapat jadi penghubung pada alam Nyai Roro Kidul dengan alam manusia. Menurut mitos, Pantai Sembukan adalah pintu gerbang ke-13 dari kerajaan Ratu Kidul. Gerbang ini dipakai oleh Kanjeng Ratu Kidul untuk berjumpa dengan raja-raja Kasunanan Surakarta (Paku Buwono). Lantaran dikeramatkannya Pantai ini, tiap-tiap tahunnya diselenggarakan selamatan Larung Ageng. Walau berkesan mistis, tetapi Pantai ini tetaplah mempunyai daya tarik sendiri untuk beberapa wisatawan. Ombaknya yang menggelegar serta suguhan panorama alamnya demikian menakjubkan. Seringkali pantai ini jadi object wisata serta jadi tempat berfoto berbarengan keluarga serta orang tercinta. Keraton Surakarta Hadiningrat
Keraton ini ada di Jawa Tengah, tepatnya di kota Surakarta. Keraton ini didirikan oleh Susuhunan Pakubuwono II sekitaran th. 1744 sebagai ubah dari keraton Kartasura yang hancur lebur, porak poranda. Histori mencatat keraton ini memanglah menaruh bukti serta narasi pilu nasib bangsa ini dan perjuangan beberapa pahlawan yang banyak berguguran melawan penjajah. Dalam keraton ini dapat ada museum yang menaruh banyak benda-benda bersejarah perjuangan bangsa Indonesia. Di kelompok orang-orang berkembang mitos kalau Sangga Buwana dulunya jadi tempat berjumpanya Raja-raja dengan Nyai Roro Kidul. Orang-orang juga yakini kalau tempat ini jadi pintu gerbang menuju istana gaib Nyi Roro Kidul serta masihlah bertahan hingga saat ini. Vihara Kalyana Mitta
Vihara yang berada di Jalan Pekojan 1 No. 65, Tambora Jakarta Barat ini memilikikeunikan sendiri sekitar cerita Nyai Roro Kidul. Dalam Vihara Kalyana Mitta ini ada tempat spesial untuk menyembah Nyi Roro Kidul. Ruang yang ada dibawah atau altar dewa-dewi dalam vihara, bisa diliat kalau ada satu lukisan seseorang wanita cantik dengan memakai pakaian kejawen berwarna hijau (selendang hijau) di mana lukisan itu tidak lain yaitu Nyi Roro Kidul. Hal semacam ini jadi narasi sendiri untuk kelompok orang-orang yang menyampaikan kabar kalau vihara Kalyana Mitta jadi satu diantara pintu gerbang menuju istana gaib Nyi Roro Kidul.